"Hari-hari itu ada "hujan",ada "cerah".. ketika "hujan" kita diberi nikmat meminta hanya kepada Allah..dan ketika "cerah" kita mendapat nikmat bersyukur juga hanya kepada Allah.."
Begitu kurang lebih pesan dari suami saya,perbincangan tadi malam..
Kami berdoa,untuk selalu bersama sampai berkumpul lagi di kehidupan setelah kematian..
Badai apapun,seberat apapun,melangkah bersama dan bergandeng tangan akan terasa berbeda ketika berjalan sendirian.
Begitupula ketika mendapat limpahan rezeki,akan terasa berbeda ketika kita menikmati bersama dan melihat banyak kebahagian dari orang lain,dibandingkan ketika kita hanya menikmati itu sendiri :)
Lancarkan segala urusan kami Ya Allah
Luruskan jalan kami Ya Allah
Dekatkan selalu kami ya Allah,jangan tinggalkan kami walau hanya 1inci..
Ingatkan kami selalu ya Allah
Tanamkan rasa syukur dan ikhlas selalu di hati kami Ya Allah
Kami memohon dan meminta hanya kepada Engkau Ya Allah
Amin :D
Showing posts with label ilmu kehidupan keluarga. Show all posts
Showing posts with label ilmu kehidupan keluarga. Show all posts
Wednesday, October 26, 2011
Thursday, April 2, 2009
al-barra..
niy adalah nama yang saya siapin buat my'lil boy' kelak..
hahaha..
bukan berarti saya sekarang hamil ya..
cuma,nama ini sudah di siapin dari kehamilan pertama saya dulu..
berubung yang lahir si genduk,jadi ga kepake sekarang deh nama 'al-barra'
kalo yang memperhatikan blog saya,pasti tau kenapa saya pengen banget anak cowo saya namanya al-barra..
yup!!karna saya ngefans gila sama chef barra 'gula-gula',yang masak udah kaya ngupil;sama mudahnya!!!
berdasarkan googling saya,al-barra adalah salah satu pejuang islam yang tangguh semasa khalifah..
tapi al-barra yang 'akan hadir' kelak suatu saat di keluarga kami (amin),akan kami 'ciptakan' sebagai pribadi yang tangguh pada zamannya,insya ALLAH..
hahaha..
bukan berarti saya sekarang hamil ya..
cuma,nama ini sudah di siapin dari kehamilan pertama saya dulu..
berubung yang lahir si genduk,jadi ga kepake sekarang deh nama 'al-barra'
kalo yang memperhatikan blog saya,pasti tau kenapa saya pengen banget anak cowo saya namanya al-barra..
yup!!karna saya ngefans gila sama chef barra 'gula-gula',yang masak udah kaya ngupil;sama mudahnya!!!
berdasarkan googling saya,al-barra adalah salah satu pejuang islam yang tangguh semasa khalifah..
tapi al-barra yang 'akan hadir' kelak suatu saat di keluarga kami (amin),akan kami 'ciptakan' sebagai pribadi yang tangguh pada zamannya,insya ALLAH..
Labels:
ilmu kehidupan keluarga,
mother
Wednesday, March 4, 2009
Elemen Kepercayaan
Kepercayaan terhadap pasangan seringkali kita pahami secara sederhana sebagai keadaan tidak adanya kecurigaan terhadap pasangan, bahwa dia tidak bakal selingkuh atau tidak akan membohongi kita.
Sebenarnya untuk dapat benar-benar mencapai rasa saling percaya yang mendalam, terdapat beberapa elemen yang tidak terlalu sederhana. Dalam hubungan yang dalam, cinta dan kebahagiaan terkait erat dengan tiga elemen kepercayaan ini.
Deaux dkk. menyebutkan adanya tiga macam kepercayaan terhadap pasangan:
Pertama, kepercayaan yang mencakup predictability, yaitu kemampuan untuk meramalkan apa yang akan dilakukan pasangannya. Hal ini dapat dicapai dengan berjalannya waktu, melalui pengalaman sepanjang hubungan yang telah dilewati.
Bila kita telah merasa cukup memahami karakter pasangan, tidak ada lagi rasa khawatir dengan kemungkinan-kemungkinan pasangan melakukan hal-hal yang tak diduga, kita akan dapat meramalkan apa yang akan dilakukan pasangan. Hal ini tentu akan memberikan rasa nyaman.
Kedua, kepercayaan yang berimplikasi dependability, yaitu mengembangkan asumsi tertentu tentang karakteristik dan kecenderungan-kecenderungan internal dari pasangannya. Hal ini berarti kita telah mampu mengembangkan pengertian-pengertian tertentu mengenai karakteristik pasangan.
Contohnya, kita memahami bahwa pasangan kita memiliki kecenderungan keras kepala, terkait dengan latar belakangnya pendidikan keluarganya yang keras dan bersifat menekan.
Atau kita memahami bahwa pasangan kita menyukai situasi tertentu dan tidak menyukai situasi yang lain. Seperti halnya dependability, elemen kepercayaan ini diperoleh berdasarkan pengalaman dan fakta yang telah lewat.
Ketiga, kepercayaan yang berimplikasi faith. Pada tahap ini orang memandang ke depan, yakin bahwa outcome (hasil) tertentu akan dicapai. Ini berarti bahwa telah berkembang keyakinan bahwa dengan menjalani hidup bersama pasangan, kita akan mencapai hal-hal tertentu yang kita dambakan
----------------
saya sedang mencari beberapa ilmu.ilmu agar keluarga saya lebih langgeng.
dan ilmu itu akan saya bagi kepada semua orang.. :))
Sebenarnya untuk dapat benar-benar mencapai rasa saling percaya yang mendalam, terdapat beberapa elemen yang tidak terlalu sederhana. Dalam hubungan yang dalam, cinta dan kebahagiaan terkait erat dengan tiga elemen kepercayaan ini.
Deaux dkk. menyebutkan adanya tiga macam kepercayaan terhadap pasangan:
Pertama, kepercayaan yang mencakup predictability, yaitu kemampuan untuk meramalkan apa yang akan dilakukan pasangannya. Hal ini dapat dicapai dengan berjalannya waktu, melalui pengalaman sepanjang hubungan yang telah dilewati.
Bila kita telah merasa cukup memahami karakter pasangan, tidak ada lagi rasa khawatir dengan kemungkinan-kemungkinan pasangan melakukan hal-hal yang tak diduga, kita akan dapat meramalkan apa yang akan dilakukan pasangan. Hal ini tentu akan memberikan rasa nyaman.
Kedua, kepercayaan yang berimplikasi dependability, yaitu mengembangkan asumsi tertentu tentang karakteristik dan kecenderungan-kecenderungan internal dari pasangannya. Hal ini berarti kita telah mampu mengembangkan pengertian-pengertian tertentu mengenai karakteristik pasangan.
Contohnya, kita memahami bahwa pasangan kita memiliki kecenderungan keras kepala, terkait dengan latar belakangnya pendidikan keluarganya yang keras dan bersifat menekan.
Atau kita memahami bahwa pasangan kita menyukai situasi tertentu dan tidak menyukai situasi yang lain. Seperti halnya dependability, elemen kepercayaan ini diperoleh berdasarkan pengalaman dan fakta yang telah lewat.
Ketiga, kepercayaan yang berimplikasi faith. Pada tahap ini orang memandang ke depan, yakin bahwa outcome (hasil) tertentu akan dicapai. Ini berarti bahwa telah berkembang keyakinan bahwa dengan menjalani hidup bersama pasangan, kita akan mencapai hal-hal tertentu yang kita dambakan
----------------
saya sedang mencari beberapa ilmu.ilmu agar keluarga saya lebih langgeng.
dan ilmu itu akan saya bagi kepada semua orang.. :))
Labels:
ilmu kehidupan keluarga,
keluarga,
love,
nikah muda
Subscribe to:
Posts (Atom)